Lorotan Semar, Prosotan Air, Campur Tangan Semesta
- Shofi

- Jan 17, 2018
- 1 min read
Updated: Oct 20, 2018
Air Terjun yang satu ini berbeda dengan air terjun yang lain. Perbedaannya bisa kita lihat dari ketinggian tebingnya (nyaris tidak bertebing tapi hanya berbatu) dan bersusun - susun dari hilir ke hulu.

Lorotan Semar berada di Pegunungan Kendeng, tepatnya Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Jaraknya sekitar 23 km dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit dari Pusat Kota Pati. Untuk biaya masuk kita hanya dikenakan biaya parkir, kendaraan roda dua Rp. 5.000,- sedangkan kendaraan roda empat dikenakan biaya Rp. 10.000,-. Well, in my opinion this is cheap enough.
“Jadi kenapa air terjun tersebut dinamakan Lorotan Semar? Seperti apakah sosok Semar itu sendiri?”
Air terjun tersebut dinamakan Lorotan Semar karena bebatuannya membentuk seperti "pantat" Semar dengan posisi agak membungkuk. Sedangkan Lorotan (bahasa jawa) dalam bahasa Indonesia berarti prosotan. Oleh karena itu, masyarakat sekitar menyebutnya "Lorotan Semar". Berbicara tentang Semar, Semar itu sendiri adalah tokoh pewayangan, salah satu anggota dari Punokawan. Secara fisik Semar memiliki bentuk tubuh yang gemuk dengan pantat lebar, seperti bebatuan yang ada di lorotan Semar.
Di balik keindahan "Lorotan Semar" terdapat drama yang menyedihkan. Mungkin kalian pernah mendengar bahwa Pengunungan Kendeng akan dijadikan pabrik semen oleh pemerintah. Saat itu terjadi protes dan demo oleh warga sekitar hingga menimbulkan korban jiwa. Apakah kalian tega obyek wisata seindah ini hilang hanya karena pabrik semen? Aku rasa tidak. Mari kita jaga alam di sekitar kita, untuk masa depan.

Comments